July 2, 2022

Berita Agam

Kabar Terbaik Untuk Anda

Bupati Agam: KJA Bukan Di Habisi Tapi Harus Di Tata

1 min read

Bupati Agam, Andri Warman

Beritaagam.com, Tanjung Raya – Terkait penertiban Karamba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, Bupati Agam, Andri Warman kembali menegaskan, pihaknya tidak akan menghabiskan Keramba namun ditata kembali sesuai daya tampung danau.


Bupati Agam, Andri Warman mengatakan, isu meniadakan KJA yang berkembang tersebut tidaklah benar namun perlu penataan agar sesuai daya tampung di dalam danau.


“Saya mengklarifikasi isu tersebut, bawasanya informasi yang berkembang itu tidak benar,” ujarnya saat mengikuti Brainstorming Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan sebagai Alternatif Pengalihan Usaha Produktif KJA di salingka Danau Maninjau, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Kamis (1/7/2021).

Ditegaskannya, pemerintah hanya ingin merapikan KJA sesuai daya tampung Danau Maninjau yaitu 6 ribu petak, sebab KJA yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas sehingga sisa pakan ikan menumpuk jadi sedimen yang menyebabkan air danau tercemar.


Bahkan upaya tersebut juga didukung penuh oleh pemerintah pusat maupun provinsi, karena Danau Maninjau salah satu danau di Indonesia yang jadi prioritas untuk diselamatkan dari ketercemaran.


“Saat ini banyak KJA yang kosong, hal seperti seperti Ini yang harus kita tarik keluar, karena bisa mengotori danau, selain itu bagi KJA yang masih berada di danau harus di tata rapi sesuai kapasitas yang hanya 6 ribu petak,” lanjutnya.


Menurutnya, apabila kondisi Danau Maninjau kembali pulih, maka banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat ke depan.


“Salah satunya bidang pariwisata, jika air danau kembali bersih wisatawan akan banyak berkunjung untuk berekreasi, tentu ini jadi momen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,”tutupnya.

(Svy)

Copyright © All rights reserved. |

Beritaagam.com