July 2, 2022

Berita Agam

Kabar Terbaik Untuk Anda

Operasi Yustisi AKB Covid-19 56 Warga Di Tanjung Raya Terjaring

2 min read
Foto Istimewa

Beritaagam.com, Tanjung Raya – Puluhan warga terjaring operasi yustisi yang digelar Tim Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam di Jorong Pasar Rabaa, Nagari Kotokaciak, Tanjungraya, Rabu (14/7/2021)
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal mengatakan dalam operasi yustisi penegakan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini sebanyak 56 pelanggar prokes terjaring.


“56 warga ini kami dapati melanggar protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah,”ujarnya.

Oleh tim lanjut kabid, para pelanggar langsung diberi sanksi sosial membersihkan lingkungan dan sanksi administrasi membayar denda. Mereka juga diharuskan mengenakan rompi pelanggar protokol kesehatan.


“Data mereka juga langsung diinput ke aplikasi khusus pelanggar prokes. Dari 56 pelanggar itu, 37 orang dikenakan sanksi sosial dan sisanya membayar denda administrasi sebesar Rp 100 ribu,” jelasnya.


Tujuan operasi imbuhnya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Lebih jauh guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam yang saat ini terpantau meningkat.

Operasi sendiri melibatkan unsur BPBD, Satpol PP, Dishub, TNI, Polri dan Pemerintah Kecamatan. “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dan memberikan efek jera bagi yang melanggar,” tambahnya.


Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Basung, Hanifzar, SH, MH yang turut turun ke lokasi operasi mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan untuk kedepannya.


“Mari patuhi Perda Sumbar nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), bersama mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah Agam,” ajaknya.


Ditambahkan, bagi masyarakat yang kedapatan dua kali melanggar prokes Covid-19 bakal dijatuhkan sanksi yang lebih berat sesuai hasil persidangan hakim.


“Persidangan dilakukan langsung di lokasi yustisi bagi yang kedapatan dua kali melanggar prokes Covid-19. Untuk hari ini, tidak ada pelanggar yang melewati proses persidangan,” ujarnya. 
(Svy)

Copyright © All rights reserved. |

Beritaagam.com