September 28, 2022

Berita Agam

Kabar Terbaik Untuk Anda

Universitas Bung Hatta Menggelar Workshop Kurikulum Berbasis KKNI-OBE MBKM

6 min read

Beritaagam.com, Padang – Universitas Bung Hatta Menggelar Workshop Kurikulum Berbasis KKNI-OBE Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Balairung Caraka Kampus Proklamator I, Jumat (19/11/2021) dan dilanjutkan di hari berikutnya, Sabtu (20/11/2021).

Sebagai tindak lanjut Workshop Kurikulum Berbasis KKNI-OBE-Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diselenggarakan pada Agustus 2021 yang lalu, Tim Penyusun Dokumen Kurikulum Universitas Bung Hatta kembali mengundang masing-masing tim penyusunan kurikulum tingkat fakultas untuk mengikuti lanjutan Workshop Kurikulum Berbasis KKNI-OBE-Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dalam pelaksanaannya, penjelasan tentang landasan kurikulum disampaikan oleh Dr. Elfiondri, M. Hum; materi visi, misi, dan strategi prodi disampaikan oleh Dr. Ir. Edi Septe, M.T; materi hasil evaluasi kurikulum dan tracer study dijelaskan oleh Yuhelmi, S.E., M.M. Selanjutnya, materi profil lulusan dan rumusan CPL disampaikan oleh Dr. Syukma Netti, S. Pd., M. Si., sedangkan matrik hubungan CPL dengan profil lulusan disampaikan oleh Dr. Dwifitra Y Jumas, ST., M.S.C.E.

Di hari berikutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan penjelasan pembentukan mata kuliah dan penentuan bobot SKS disampaikan oleh Dr. Ir. Edi Septe, M.T; materi struktur mata kuliah dalam kurikulum program studi disampaikan oleh Dr. Dwifitra Y Jumas, S.T., M.S.C.E; materi daftar sebaran mata kuliah, RPS, dan penilaian pembelajaran disampaikan oleh Dra. Zulfa Amrina, M. Pd. Kemudian, materi implementasi MBKM dan MK di prodi sendiri disampaikan oleh Era Triana, S.T, M.Sc, Ph.D. Materi pembelajaran MBKM di luar prodi dan di luar universitas disampaikan oleh Suamperi, S.H., M.H., sedangkan materi penjaminan mutu pelaksanaan MBK serta pengelolaan & mekanisme pelaksanaan kurikulum disampaikan oleh Yuhelmi, SE., M.M.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengelaborasi dan mendampingi hasil kerja masing-masing prodi di setiap fakultas dalam menyusun dokumen kurikulum. Dalam kesempatan ini, peserta workshop berasal dari masing-masing tim yang telah ditunjuk oleh pimpinan fakultas, di antaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dan Fakultas Hukum (FH),”ungkap Ketua Panitia Workshop Kurikulum KKNI-OBE-MBKM, Era Triana, S.T., M. Sc., Ph.D., dalam sambutannya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A., dengan didampingi oleh Wakil Rektor II, Dr. Elfiondri, S.S., M. Hum., Kepala BAAK, BPM, dan BPP.

“Saat ini, pemanfaatan teknologi dan produksi inovasi berkembang pesat sehingga memunculkan kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan SDM di dunia kerja dan masyarakat. Tantangan pendidikan di abad 21 ini adalah peran dan strategi dalam menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan inovasi. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewadahi pendidikan abad 21 adalah kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Di samping itu, hal ini relevan dengan kurikulum berbasis KKNI dan konsep merdeka belajar. Upaya ini juga bersinergi dengan pencapaian melalui akreditasi internasional IABEE atau FIBAA,”ungkap Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A.

Di bulan Agustus 2021 yang lalu, dalam workshop yang diselenggarakan narasumber, diundang Dr. M. Fakhri Husein, S.E., M. Si., LPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan paparan secara komperhensif via Zoom untuk melakukan sosialisasi dan persiapan dalam merumuskan profil lulusan, rumusan capaian pembelajaran(CPL), bahan kajian, menentukan mata kuliah, dan bobot SKS, menentukan CPMK dan materi kuliah, menyusun roadmap mata kuliah, dan organisasi struktur kurikulum, metode assement hasil belajar mahasiswa, menyusun RPS mata kuliah implementasi MBKM. Di hari kedua, kegiatan ini akan berlangsung dengan penyelarasan kurikulum, Sabtu (28/8/21).

“Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap prodi yang diajukan mempersiapkan kebutuhan data yang digunakan dalam penyusunan borang. Komitmen bersama diharapkan akan berdampak pada baik terhadap kualitas pendidikan di Universitas Bung Hatta. Apalagi, hal ini sejalan dengan program Kampus Merdeka sebagaimana yang telah dicanangkan oleh pemerintah,”ungkap Rektor Prof. Dr. Tafdil Husni.

Lebih lanjut, ia berharap, dengan adanya upaya untuk mencapai akreditasi internasional dan penyelenggaraan pendidikan melalui Kurikulum Berbasis KKNI-OBE Merdeka Belajar, Universitas Bung Hatta patut menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Universitas Bung Hatta adalah perguruan tinggi yang telah memasuki usia 40 tahun. Pada Agustus tahun 2020, Dirjen Dikti Kemendikbudristek RI telah mengumumkan bahwa Universitas Bung Hatta berada di peringkat 83 secara nasional dari 2000 lebih perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Kemudian, berdasarkan hasil pe-rangking-an di 4ICU internasional per 11 Juni 2021, Universitas Bung Hatta sukses meraih posisi yang lebih tinggi. Dari 2000 lebih Perguruan Tinggi di Indonesia, Universitas Bung Hatta berhasil naik ke posisi 145. Sementara itu, dari seluruh Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, Universitas Bung Hatta naik ke peringkat ke-80. Pada tingkat Perguruan Tinggi di Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta tetap unggul di posisi ke-3.

Saat ini, Universitas Bung Hatta memiliki 7 fakultas dengan 6 program studi S-2, 24 program studi S-1, 3 program studi D-4, serta 1 program studi D-3 yang bernilai jual tinggi. 5 program studi sudah mendapatkan akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguran Tinggi (BAN-PT) di antaranya Program Studi Budidaya Perairan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Teknik Sipil, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Akuntansi.

Universitas Bung Hatta akan terus berkomitmen meningkatkan akreditasi dari B menjadi A, di samping juga meletakkan skala prioritas bagi prodi-prodi yang akan mendapatkan pengakuan penilaian dan akreditasi internasional. Hal ini sesuai dengan komitmen untuk merealisasikan visi Universitas Bung Hatta, yakni ‘Menjadi Perguruan Tinggi Unggul dan Bermartabat Menuju Universitas Berkelas Dunia’.

Tafdil Husni menambahkan, saat ini, Program Studi Teknik Kimia, Teknik Industri, dan Teknik Elektro di Universitas Bung Hatta sedang melakukan proses registrasi akreditasi internasional IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Sementara itu, untuk program studi sosial dan humaniora, Universitas Bung Hatta akan melakukan proses akreditasi internasional pada FIBAA (Foundation for Internasional Business Administration Acreditation).

Dalam rangka mengakselerasi pelaksanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM) sebagaimana yang diprogramkan oleh Kemdikbudristek RI, program studi yang ada di lingkungan Universitas Bung Hatta akan terus berbenah menyelaraskan atau merekonstruksi kurikulum di program studi serta membangun link and match dengan lulusan, dunia usaha, dan dunia industri. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan 3 program studi pada tahun 2020, di antaranya Program Studi Ilmu Hukum, Teknik Industri, dan Teknik Elektro, yang menerima Hibah Kerja Sama Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

“Di tahun 2021, ada lima prodi di Universitas Bung Hatta yang berhasil mendapatkan program hibah kurikulum dan Implementasi MB-KM, serta Center of Excellence (CoE) MB-KM yang dilaksanakan oleh Kemndikbudristek RI. Kabar gembira ini diumumkan oleh DIKTI pada tanggal 5 April dan 15 April 2021. Selain itu, 25 orang mahasiswa Universitas Bung Hatta (1 orang dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris, 2 Pendidikan Bahasa Indonesia, 21 orang dari PGSD dan 1 orang dari Sasra Inggris) dan 1 orang dosen dari Program Studi Matematika lulus dalam program Kampus Mengajar Angkatan 1 Tahun 2021,”ujarnya.

Kemudian, berdasarkan surat Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No.6431/E1/DI.00.01/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Pemberitahuan Hasil Seleksi Kampus Mengajar Angkatan 2 Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI, 7 dosen dan 86 mahasiswa Universitas Bung Hatta berhasil meraih hibah program Kampus Mengajar Angkatan 2 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Adapun dosen-dosen yang berhasil lolos sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk kegiatan tersebut, antara lain Dra. Susi Herawati, M. Pd. (Pendidikan Matematika), Dra. Zulfa Amrina, M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Hidayati Azkiya, S. Pd., M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Siska Angreni, S. Pd., M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Dr. Yetty Morelent, M. Hum. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Fitrina Harmaini, S.S., M.A. (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Dr. Syofiani, M. Pd. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)

Program Kampus Mengajar Angkatan 2 Tahun 2021 ini diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI, terhitung sejak 2 Agustus 2021 hingga 17 Desember 2021. Adapun mahasiswa-mahasiswa yang berhasil meraih hibah tersebut berasal fakultas dan prodi di lingkungan Universitas Bung Hatta, di antaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi), Fakultas Ilmu Budaya (Sastra Inggris dan Sastra Jepang), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan) Fakultas Hukum
(Ilmu Hukum). 

sumber: bunghatta.ac.id

Copyright © All rights reserved. |

Beritaagam.com